Sirkulasi Otak Anak Anak Habibie.

Brain Drain semestinya perlu disiasati 🙂

Stay Hungry Stay Foolish...

oleh Vanny Narita

Kami menyebut diri kami sebagai anak-anak Habibie karena kami adalah para lulusan SMA sekitar tahun 80-90 an yang dikirim ke luar negeri langsung setelah lulus SMA dengan beasiswa ketika Pak Habibie menjadi Menteri Riset dan Teknologi. Saat ini kami telah selesai menamatkan sekolah kami, baik itu S1, S2, atau S3, dan kami tersebar di seantero dunia. Ada yang memutuskan pulang ke tanah air dan melunasi (atau dalam proses) “hutang” ikatan kontrak kerja sebesar 2n+1. Ada yang berusaha melunasi “hutang” ikatan kontrak kerja ini, namun akhirnya tidak tahan karena tekanan ekonomi, sosial, dan budaya, lalu memutuskan keluar dari tempat kami bekerja di pemerintahan, dan bekerja di tempat lain di Indonesia (biasanya swasta) atau bahkan kembali lagi ke luar negeri. Ada yang kebingungan (atau bersorak-sorak gembira) karena tidak harus membayar “hutang” ini karena insitusinya “dikerdilkan” seperti PT IPTN (sekarang PT DI) dan PT BBI. Ada juga yang bekerja sebentar…

View original post 2,291 more words

Advertisements
Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s