Kita VS Tantangan

KITA VS TANTANGAN

Oleh

Emmy Yuniarti Rusadi

Hallo pemuda.

Apa kabarmu di zaman ini yang penuh dengan dinamika? Teriring doa yang selalu kita panjatkan bersama. Ini tentang cara mengubah dunia. Mengubah dunia tampaknya tidak mudah. Mengubah dunia ttampaknya juga tidak seperti saat kau gambarkan pikirkan ide- idemu pada secarik kertas. Kadang kebimbangan menyergap. Kamu bimbang tentang banyaknya variasi dunia. Banyak orang tak cerdas (kau piker begitu) dan atau tak tamat bangku kuliah, tapi mereka cerdik menghadapi getirnya dunia melalui bisnis. Banyak orang tak mengenal skor TOEFL tinggi saat mengenyam pendidikan di luar negeri hingga menjadikannya orang besar kini. Jika boleh menyebut Prof. Yohannes Surya dengan TOEFL 415 atau ahli mamajemen Indonesia Prof. Rhenald Kasali. Apakah kemudian ini menjadi alibi bahwa kita menyerah dengan kemampuan apa adanya kita? Kondisi saat ini? Belum lulus kuliah, atau belum memiliki skor TOEFL yang tinggi? Lantas diam?

Jangan! Raihlah apa- apa dengan tujuan dan dedikasi paling mulia. Mereka- mereka yang berhasil adalah mereka- mereka yang selalu gigih mengembangkan diri. Bukan sekedar percaya pada patokan umum. Kejarlah pendidikan terbaik dan kuasai dunia. Jikalau ada halangan kemiskinan, kemalasan, ataupun cobaan lain yang kamu tempuh, jadikanlah itu sebagai benteng besar yang harus dihancurkan! Hiburlah diri sebaik mungkin. Jadilah pribadi yang memiliki mimpi besar! Layaknya Rasul berkata belajarlah kita hingga negeri tirai bambu serta anjuran untuk berhijrah. Jika setelah titik nadir belum baik juga hasil yang dicapai, manfaatkan kelemahan itu menjadi kekuatan. Bukankah sudah biasa orang mampu meraih pendidikan? Karena rata- rata kebutuhannya terpenuhi. Tetapi hidup selalulah tentang keseimbangan. Ada mereka untuk membuat sang papa tergerak menjadi lebih baik. Dan mereka sang kaya mengerti kehidupan dan arti berbagi bahkan kerjasama. Tidak ada yang bermain dadu. Tuhan pun begitu. Maka jadilah pribadi yang perkasa menghadapi dunia dengan kegigihan itu!

Semakin besar kelemahan yang kamu miliki, bersyukurlah karena itu cara Tuhan memaksamu memikirkan hal- hal besar yang tidak dipikirkan orang yang tanpa tekanan! Nikmatilah masa mudamu dengan karya! Sebisa mungkin siapkan kaki yang kuat untuk menggapai mimpi. Baca lagi kisah- kisah orang lain pengubah dunia seperti Sandra Meihubers, Sebastian Marot, Frika Iskandar, Sol Bellear, Yai Aom, Naomi Mayers, Mustafa Akka, Idris Azraq, Rachael Hotton, Alphonce Omolu, Chung To, dan masih banyak contoh pengubah dunia yang lahir dari derasnya tantangan! Inginkanlah dirimu menjelajahi jengkal alam yang Tuhan ciptakan. Kamu hidup karena pikiran, jadi jangan menunggu orang lain mengubah. Kamu ahlinya, kita ahlinya, kitalah ahli waris dari berbagai macam tantangan itu! Ambillah porsi terbesar dan selesaikan!

Sebuah doa, sebuah usaha, ayo berjuang bersama!

Semangat Selasa, 24 Juni 2014 // ditulis pertama kali 28 September 2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s