M.E.N.G.E.P.U.N.G H.I.K.M.A.H

ImageM.E.N.G.E.P.U.N.G    H.I.K.M.A.H

 

Mengerti akan hakikat diri itu sama pentingnya dengan mengetahui hakikat alam. Banyak cara kita bisa lakukan untuk mengetahui apa rahasia Tuhan. Manusia memang terbatas, tetapi inilah yang menarik. Selama ini saya begitu mencintai lansekap ( english-nya landscape). Apapaun yang hubungannya dengan alam saya suka sekali. Ketika SMA mendapat istilah tadabur alam, hingga saat ini itulah yang merasuk kuat dalam diri. Apapun yang saya lihat, pasti ada hikmahnya. Apapun yang saya dengar pasti ada maknanya. Apapun yang saya rasakan pasti ada manfaatnya. Itu mengapa memilih hal yang terbaik juga menjadi bagian penting dalam kita belajar memaknai segalanya. 

 

Begitu menariknya gambaran soal planet-planet saat saya membaca buku IPA di waktu SD. Saturnus begitu memukau. Mars begitu merah menyemangati ( sepertinya begitu, hehe. Mungkin karena bumi mengalami global warming, Mars yang kini semakin merah mengalami Mars-Warming wkkkk). Saya menanyakan apakah langit yang mengikuti kita atau bagaimana sih? (maklumlah, kemana-mana saya lihat langit saat itu kenapa ngikutin terus hahahaha)

 

Alam adalah tempat belajar paling lengkap. Itu mengapa senangkanlah kakimu berjalan. Senangkanlah badanmu bergerak untuk menikmati karunia ini. Banyak cara untuk beriman dan bersyukur. Dalam salah satu acara di stasiun tv nasional, chatting bersama seorang ustadz, dikatakan bahwa salah satu cara sederhana dalam beriman adalah berpikir. Itu mengapa Allah swt memberikan banyak teka-teki ( hehehe, tapi ini bukan Shudoku yeee) untuk membuat kita berpikir. Saya rasa Aristoletes dkk sudah sangat lama memikirkan tentang alam hingga dia berani menamai debu-debu kosmos di jamannya sebagai eter. Eter inilah yang memicu banyak pertanyaan dan dugaan manusia berikutnya soal alam. Tetapi sebenanrnya QS Yunus sudah pula menjelaskan gamblang apa itu kosmos dengan lebih terperinci. Menarik sekali. Kreatifitas dapat dibangun ketika seluruh panca indera tidak dibiarkan melamun. Tidak dibiarkan diam menunggu jawaban. Peran manusia pengepung ide. Pengepung hikmah mungkin belum banyak, tetapi seiring waktu, “profesi” inilah yang akan membawa banyak sekali manfaat bagi kehidupan, tidak hanya di “sini” tetapi “disana” 🙂

 

Teruslah belajar 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s