RADICAL PLANNING: MASA DEPAN PERENCANAAN TATA RUANG LANGSUNG DARI AKAR RUMPUT

*)paper ini sudah dapat dibaca dalam prosiding mata kuliah Proses Perencanaan Fasttrack Angkatan 1 MPKD (Magister Perencanaan Kota dan Daerah). Silahkan kontak email:emmy.yuniarti.rusadi@gmail.com untuk info lengkapnya 🙂

RADICAL PLANNING: MASA DEPAN PERENCANAAN TATA RUANG LANGSUNG DARI AKAR RUMPUT

Oleh:

Emmy Yuniarti Rusadi

Mahasiswa Program Fasttrack Magister Perencanaan Kota dan Daerah Universitas Gadjah Mada; SEAMOLEC, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 2011-2013

 

Abstrak

Indonesia mengalami masa-masa adaptasi terhadap berbagai teori perencanaan, salah satunya teori Radical Planning. Teori tersebut sudah dipraktikkan dalam beberapa proyek maupun rencana tata ruang di negara Amerika Serikat yang dinilai sebagai basis kelahiran teori tersebut. Proyek infrastruktur, perumahan, hingga tata ruang yang berbasis pada pentingnya dialog antara perencana kota dengan masyarakat sudah dilakukan. Indonesia masih perlu mendalami Radical Planning dari beberapa contoh tersebut untuk tahu pola, kebaikan, dan keburukan penggunaannya. Contoh yang dipaparkan mengenai fenomena Jakarta Hidden Tour dan keberhasilan BRT di Curitiba yang notabene berada pada negara berkembang. Adaptasi teori memang diperlukan. Untuk tujuan itulah mini-jurnal ini ditulis.

 

Kata Kunci: Radical Planning.Dialog.Masyarakat.Adaptasi teori

 

PENDAHULUAN

Perencanaan Radikal memang mengedepankan adanya cara berpikir yang diluar kotak, dalam artian, lepas dari arus pemikiran utama yang boleh dibilang konservatif. Pada umunya dalam gaya pemikiran konservatif, cenderung meneruskan pemikiran-pemikiran lama. Situasi seperti ini dapat menimbulkan kejenuhan sosial karena adanya segregasi yang mungkin terjadi karena tindakan pembangunan atau perencanaan kota terpusat pada area yang itu-itu saja. Berangkat dari kondisi tersebut, maka muncullah sistem-sistem advokasi atau perencanaan yang bersifat lebih praktis menyelesaikan masalah publik. Dalam tulisan ini penulis mengangkat dua kasus inspiratif dalam perencanaan kota dan daerah untuk dapat menjadikan contoh tersebut sebagai bagian dari Radical Planning (Perencanaan Radikal). Dua contoh kasus tersebut adalah Kasus BRT di Curitiba (Brazil) dan Jakarta Hidden Tour (Indonesia). Dua kasus tersebut dipilih berdasarkan alasan-alasan sebagai berikut:

  1. Kedua kasus tersebut berasal dari dua negara sedang berkembang. Memiliki kekhasan sendiri dalam hal pembangunan fisik dan tatanan sosial yang hampir mirip. Tatanan fisik yang selalu melekat pada dua negara tersebut adalah pada sistem penataan fisik yang cenderung kurang rapi dibandingkan dengan sistem Grid ala Amerika atau Eropa.
  2. Kedua kasus tersebut emiliki satu tokoh kunci pemrakarsa. Tetapi berbeda dalam hal strategi dan kondisi publik yang ditangani.
  3. Kedua kasus tersebut sama-sama menampakkan hasil signifikan setelah rencananya terwujud.
  4. Kedua kasus sama-sama melibatkan komponen komunikasi publik dalam pelaksanaan rencana/ ekseskusi rencananya.
  1. A.    Jakarta Hidden Tour

Ide ini diprakarsai oleh seorang pemandu wisata dan juga seniman bernama Ronny Porulian. Gagasan yang dimunculkan bertolak belakang dengan gagasan umum ala pemerintah yang mengedepankan estetika dalam dunia pariwisata/ tur. Jika opini pemerintah menyatakan bahwa ide Rony cenderung ‘menjual’ kemiskinan dala kegiatannya, justru sisi berbeda dikemukakan melalui aksinya dengan Jakarta Hidden Tour yang justru endatangkan penghasilan publik pada penduduk kumuh di bantaran Sungai Ciliwung dan sekitarnya, edukasi sosial, toleransi sosial, dan beberapa nilai manfaat yang patut dikembangkan. Pada sisi publik, terdapat interaksi yang menjadi hiburan bagi warga lokal ketika bule (sebutan umum untuk warga asing kulit putih) bertatap muka dan berbincang ala kadarnya dengan mereka. Terdapat unsur pengertian budaya juga yang ditawarkan dalam gagasan Ronny. Walaupun masih diperdebatkan apakah ide tersebutmasih masuk kategori Radical Thinkng saja, namun jika dikembangkan, penataan ruang berbasis slum dengan upaya tour dapat menjadi ide brilian.

  1. B.     Kasus BRT di Curitiba (Brazil)

Bus Rapid Transit (BRT) di Curitiba memang sudah menjadi perbincangan umum sejak walikotanya di tahun 2000 mencanangkan adanya perombakan sistem transportasi umum. Letak radikalitasnya adalah keberanian mewujudkan ide yang publik nilai tidak berguna atau tidak umum. Pada rentang 1990an hingga 2000, penggunaan kendaraan pribadi menjadi hal umum i Curitiba namun, setelah ide Bus Rapid Transit tersebut digulirkan, beberapa keuntungan yang didapat adalah sebagai berikut:

Sumber: Analisis penulis (Slide presentasi pptx Proses Perencanaan Fasttrack MPKDUGM 2012)

  1. C.    Rangkaian proses

Dalam beberapa poin terkait, ciri khas Radical Planning lebih mengedepankan pada sifat gagasan atau eksekusi aksi dengan cara yang berbeda dengan aliran-aliran konservatif atau hal yang sudah ada. Berikut bebeapa bagian ppoin yang dapat diterangkan:

Planning in the Public Domain: >From Knowledge to Action (1987)

There are four possible ways to solve the crises:

1. Salvation by technology;

2. Salvation by unfettered enterprise;

3. Propaganda and repression;

4. Re-centering of political power in civil-society.

 

Sumber: Analisis penulis (Slide presentasi pptx Proses Perencanaan Fasttrack MPKDUGM 2012)

Sumber: Analisis penulis (Slide presentasi pptx Proses Perencanaan Fasttrack MPKDUGM 2012)

Sumber: Analisis penulis (Slide presentasi pptx Proses Perencanaan Fasttrack MPKDUGM 2012)

Daftar Pustaka

http://www.pbs.org/frontlineworld/fellows/brazil1203/ diakses pada tanggal 20 Maret, 2012 pukul 13.22

http://deskysatrio.blogspot.com/2011/03/konsep-perencanaan-yang-radikal-radical.html diakses pada tanggal 20 Maret, 2012 pukul 13.22

Slide presentasi pptx RADICAL PLANNING IN PRACTICE: Jakarta Hidden Tour and BRT in Curitiba (Brazil) (dipresentasikan pada Selasa, 13 Maret, 2012)

 

Advertisements

One thought on “RADICAL PLANNING: MASA DEPAN PERENCANAAN TATA RUANG LANGSUNG DARI AKAR RUMPUT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s